Warga Takut Konsumsi Air PDAM

Warga Takut Konsumsi Air PDAM
–Komisi II Rencanakan Hearing

Kolaka, KoP
Bukan sekali saja PDAM Kolaka menuai keluhan dari warga, tapi tidak ada perubahan signifikan yang dilakukan perusahaan daerah yang dipimpin Ahmad Peokan itu. Pelayanan PDAM dianggap masih dibawah standar sehingga dikhawatirkan air yang disuplay ke rumah warga tidak layak konsumsi.
Anggun (37) misalnya, warga Lamokato ini mengeluhkan air ke rumahnya yang selalu telat. Kalaupun mengalir, airnya kotor dan mengandung lumpur, sehingga terpaksa dibuang dulu dengan percuma sampai 30 menit untuk mendapatkan air yang tidak mengandung lumpur dan bau. “Ini PDAM saya heran juga. Kita sudah bayar dan tidak pernah terlambat, malah yang disalurkan airnya mengandung lumpur. Kita jadi takut mau masak untuk air minum,” ungkapnya dengan nada kesal.
Karena takut mengkonsumsi air dari PDAM, beberapa warga Kolaka bahkan rela mengeluarkan uang untuk membeli air bersih untuk mengisi tower. Salah seorang warga lainnya, Ika (30) mengaku untuk membeli air, ia harus mengeluarkan dana hingga Rp50 ribu per 1200 liter air bersih. Air tersebut digunakan maksimal tiga hari. Sehingga dalam sebulan ia mengeluarkan hingga Rp500 ribu hanya untuk mendapatkan air bersih. “Padahal saya pelanggan PDAM juga, tapi air PDAM kalau habis hujan sudah bercampur lumpur,” terangnya.
Anggota DPRD Kolaka, Amiruddin Masang yang dimintai pendapat tentang hal tersebut langsung geram. Pasalnya bukan sekali ini ia mendengar keluhan tentang PDAM. Meski tidak mengingat pasti, namun ia menyebutkan sudah lebih dari tujuh kelurahan yang warganya mengeluhkan pelayanan PDAM.
Karenanya dalam waktu dekat ini, ia berencana akan mengadukan hal tersebut ke komisinya, komisi II agar segera ditindak lanjuti dengan meminta keterangan direksi PDAM. “Kami ingin mengetahui apa permasalahan PDAM untuk kami sampaikan ke warga. Pemanggilan akan segera diupayakan, lantaran terlalu banyaknya keluhan masyarakat Kolaka dengan air bersih,” ungkapnya di kantor DPRD Kolaka Rabu (24/4).
Saking buruknya pelayanan PDAM, ia mengungkapkan pernah mendapat aduan dari warga bahwa air PDAM yang disalurkan ke rumah warga mengandung jazad renik. “Ada warga yang mengadu kalau air PDAM di rumahnya ada kepiting kecilnya. Ini kan aneh, kok air PDAM ada kepitingnya,” tandasnya. (k1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s