Di Tahoa, 200 Hektar Sawah Diserang Hama Tikus

Para petani di kelurahan Tahoa terancam merugi. Sekitar 200 hektar sawah di daerah itu diserang hama tikus dan belalang. Akibat serangan hama yang terjadi sejak dua bulan lalu itu membuat produksi gabah menurun tiap hektarnya. Diantara hama yang menyerang, tikus menjadi perusak utama produksi gabah.
Salah seorang petani di kelurahan Tahoa, Ramang menuturkan produksi sawahnya saat ini menurun sekitar 30 persen. Jika dalam kondisi normal satu hektar sawahnya mampu menghasilkan 25 karung gabah, maka saat ini hanya mampu berproduksi hingga 17 karung. “Kalau produksinya terus menurun, kita terus merugi,” ujarnya.
Petani juga kata Ramang seperti tidak memiliki solusi atas serangan hama itu. Memang petani dapat memberantasnya dengan membeli racun tikus. Tapi katanya pemberantasan dengan racun itu membutuhkan biaya yang relatif besar, tidak mampu dilakukan petani. “Kalau yang punya banyak uang, bisa membeli racun tikus, tapi kalau yang tidak punya hanya pasrah saja,” ungkapnya.
Ramang menambahkan tiga bulan sebelumnya, ada pendataan bagi petani untuk mendapatkan bantuan racun tikus dari pemerintah. Tapi lama ditunggu, ia sama sekali tidak menerima bantuan yang dijanjikan itu. Ia mencurigai ada diskriminasi dalam penyaluran bantuan itu. Pasalnya ada sebagian petani yang menerima dan sebagian lainnya tidak. “Sampai sekarang tidak ada bantuan yang diberikan, walaupun ada hanya petani tertentu saja yang dapatkan racun, yang lebih dekat dengan “api” akan lebih mudah mendapatkanya,” imbuhnya.
Petani berharap pemerintah lebih serius lagi dalam mengatasi masalah mereka, terutama dalam pemberian bantuan, agar hasil produksi menjadi meningkat.(NAWIR/EKMAR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s