Perampok Pakai Senpi Teror Warga Wundulako

Tingkat kejahatan di Kolaka sudah masuk ke tahap kritis. Tidak saja terjadi hampir tiap hari, tapi aksi para penjahat kini semakin menggila, bahkan sampai menggunakan senjata api (senpi). Dini hari akhir pekan lalu, Muslimin (35) menjadi korban keganasan perampok di Wundulako. Dia ditembaki dibagian punggungnya setelah memergoki aksi para perampok.
Sebenarnya para perampok itu akan menyatroni rumah kakak Muslimin, Hj.Mariang, yang juga tetangganya. Tapi, aksi ketiga bejat itu batal terlaksana karena anak Hj.Mariang berteriak.
Versi Hj.Mariang sekitar pukul 02.00 dini hari, ketika ia dan keluarganya sedang pulas tertidur, pintu rumahnya digedor dengan kasar. Itu membuat dia, suami dan anaknya terbangun. Saat itu, ia tidak berpikir bahwa yang menggedor pintu rumahnya perampok. Tapi instingnya mengatakan bahwa kemungkinan “tamu” itu tidak beritikad baik. Karenanya, suami Hj.Mariang berinisiatif mengambil parang yang ia letakkan di dekat tempat tidurnya.
Lalu suaminya membuka pintu dan mempersilahkan si penggedor pintu yang ternyata tiga orang itu untuk masuk. Tapi saat itu, suami Hj.Mariang tetap memegang parang, sedangkan Hj.Mariang dan anaknya mengintip dari belakang suaminya. Ketiganya langsung kaget karena sang tamu ternyata langsung menodongkan pistol ke arah suami Hj.Mariang. Karena kaget melihat pistol itu, Hj.Mariang dan anaknya berteriak histeris meminta tolong.
Kaget mendengar teriakan Hj.Mariang dan anaknya, ketiga perampok itu langsung berhamburan ke arah jalanan yang berjarak sekitar enam meter dari rumah Hj.Mariang. “Perampoknya tiga orang, tau orang pegang pistol, satunya pegag batu, satunya lagi pegang parang,” katanya.
Ternyata teriakan Hj.Mariang itu, terdengar oleh Muslimin, tetangga sekaligus adiknya. Muslimin menyangka terjadi kebakaran sehingga ia keluar dan menyelamatkan bensin eceran jualannya. Setelah mengamankan bensinnya, ia bergegas menuju rumah kakaknya untuk memastikan apa yang terjadi. Namun naas baginya, baru beranjak dari rumahnya, ia berpapasan dengan perampok itu dan langsung melepaskan tembakan ke arahnya satu kali seraya lari berhamburan.
Muslimin yang terkena tembakan, awalnya tidak mengetahui bahwa dirinya tertembak. Ia hanya merasakan seperti dilempar batu pada bagian punggungnya. Namun beberapa saat kemudian Muslimin mulai mengerang kesakitan dan dilarikan ke rumah bidan terdekat. Dari pemeriksaan bidan, diketahui ternyata satu butir peluru bersarang di punggung Muslimin. Paginya, ia dilarikan ke RS Benyamin Guluh. “Pihak berwajib baru tiba sekitar jam 08.00 pagi, kami baru menyampakain pada pihak yang berwajib karena kami tidak tahu nomor layanan polisi,” terangnya.
Kanit Identifisikasi Polres Kolaka Wawan, ketika ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP) membenarkan adanya usaha percobaan perampokan di rumah korban. “Karena laporan baru masuk pagi, kamipun langsung ke TKP untuk melakukan olah TKP, salah satu barang bukti pelaku yaitu batu kami amankan. Jika saja korban menghubungi kami tepat di saat kejadian, 50 persen kami bisa bekuk. Sementara ini kami akan melakukan pengejaran,” tandasnya. (ANTI/EKMAR)

One thought on “Perampok Pakai Senpi Teror Warga Wundulako

  1. Ping-balik: Diduga Pelaku Menggunakan Pistol Rakitan « mataradar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s