Penyulingan Nilam Beroperasi di Wowoli

Penyulingan nilam di desa Wowoli

Petani yang mengembangkan tanaman nilam khususnya di kecamatan Toari dan Watubangga , kini tidak perlu ragu akan hasil panen nilamnya. Pasalnya, di daerah itu sudah ada pabrik penyulingan nilam yang siap membeli hasil panen para petani. Pabrik yang dibangun oleh H.Seni, pengusaha kelahiran desa Wowoli, kini mulai berproduksi.
Pabrik penyulingan minyak nilam yang berlokasi di desa Wowoli kecamatan Toari. Ia menjelaskan bahwa saat ini, pabrik penyulingan itu mampu mengolah sebanyak 400 kilogram tanaman nilam kering dalam waktu sehari semalam. Dalam satu kali penyulingan, bisa menghasilkan sekitar delapan kilo sari minyak nilam.
Menurut H. Seni, hasil penyulingan di pabrik tersebut akan dijual di Kolaka dengan harga Rp 240 ribu per kilogram. Saat ini pabrik yang menggunakan kayu sebagai bahan bakarnya ini baru memiliki satu tungku.

“Sampai saat ini masih sangat butuh dana untuk membuat tungku lagi,” katanya.
Untuk harga nilam kering di tingkat petani sendiri saat ini, masih bervariasi. Pasalnya kualitas daun nilam kering bervariasi, yang bagus harganya Rp 3.500 perkilogram sedangkan untuk kualitas buruk harganya Rp 2000. “Kadar air yang terkandung dalam daun nilam juga mempengaruhi,” katanya.
Sedangkan pekerja di pabrik penyulingannya, H.Seni berujar saat ini baru dua orang. Ia juga menjelaskan bahwa saat ini, ia paling banyak memperoleh nilam daro kecamatan Toari dan Watubangga. “Stok sangat banyak, sedangkan tungku perebusanya hanya satu,” tandasnya.(DADANG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s