JO Perusda Ribut Dengan Buyer

Ibarat benang kusut, sulit mengurai permasalahan pertambangan di Kolaka. Pihak berkompetenpun sepertinya diam saja karena permasalahan pertambangan selalu timbul. Mungkin ada baiknya semua diserahkan kembali pada Tuhan.
Butuh bukti? baru-baru ini terjadi lagi permasalahan di salah satu Sub Joint Operational (JO) Perusda, CV. Dika Anugerah Pertiwi yang bermasalah dengan pembelinya (buyer), PT. Dempo.
Permasalahan itu bermula dari hutang-piutang antara pemilik CV. Dika, Ardianto, dengan PT. Dempo. Menurut keterangan yang dihimpun, Ardianto yang tengah mencari pembeli untuk orenya bertemu dengan PT. Dempo. Setelah terjalin deal, PT Dempo menggelontorkan sejumlah dananya pada CV.Dika untuk produksi. Menurut PT Dempo dana yang diberikan itu sebesar Rp 6 miliar. Tapi dari keterangan pegawai CV.Dika, dana yang berikan tidak sebesar yang disebut PT Dempo.
Dana pinjaman tersebut lalu dibuatkan kontrak yang isinya bahwa PT Dempo akan mengangkut ore CV Dika sebanyak satu vessel. Setelah kontrak itu dilakukanlah pengangkutan oleh PT Dempo. Tapi tidak semua ore CV Dika di stock pile terangkut vessel PT Dempo. Masih ada tersisa sekitar 20 ribu metrik ton basah.
Nah, permasalahannya menjadi semakin rumit karena vessel PT Dempo lainnya yang tiba di Pomalaa, ternyata diinstruksikan mengangkut sisa ore CV Dika di stock pile itu. Terang saja, CV Dika tidak terima. Menurut General Manager CV. Dika, Lukman, vessel PT. Dempo sudah sandar di pelabuhan Pomalaa untuk mengangkut ore, tapi ternyata tidak ada ore untuk diangkut. Daripada “lari kosong” atau berlabuh dengan ancaman denda demorage, vessel tersebut dipaksa untuk mengangkut ore di stock pile. “Alasan mereka CV Dika masih punya utang. Persoalan utang itu, akan kami bayarkan. Pak Ardianto sudah ada itikad baik untuk membayarnya. Kenapa sekarang mereka mau mengangkut ore itu tanpa sepengetahuan kami,” katanya.
Lukman juga menjelaskan bahwa PT Dempo mencoba memanfaatkan keterlambatan perusahaannya membayar gaji karyawan untuk mengapalkan ore di stock pile. Caranya, PT Dempo membayarkan gaji 19 karyawan CV Dika dan mereka tersebut dimintai untuk mengangkut ore ke vessel.(GUGUS/EKMAR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s