Nelayan Dibantu Rp 1,05 Miliar

nelayan di Kolaka

Di tengah terjangan cuaca ekstrim yang sering melanda Kolaka, para nelayan bisa sedikit tersenyum. Pasalnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan memberikan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) kepada 15 kelompok nelayan yang ada di Kolaka.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kolaka, Syafruddin saat di konfirmasi melalui selululernya kemarin (13/4) mengatakan,  bantuan tersebut diberikan kepada 15 kelompok yang ada di Kolaka yang terdiri dari 10 kelompok budidaya rumput laut dan budidaya ikan bandeng serta lima kelompok nelayan tangkap. “Bantuan tersebut  dimaksudkan untuk pemberdayaan usaha mereka terutama yang ada dilokasi perdesaan sehingga dapat peningkatan kewirausahaan nelayan miskin,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, BLM tersebut disalurkan melalui rekening masing-masing setiap kelompok nelayan. dimana jumlah dari nominalnya mencapai sekitar Rp 1,05 miliar. “Bantuan tersebut di berikan untuk mendukung tercapainya usaha pemberdayaan nelayan.
Mengenai pendamping dari penerima mantuan tersebut lanjut Syafruddin, pihak kementerian telah menunjuk langsung pendamping Penyuluh Pendamping Tenaga Kontrak (PPTK )  dari pusat dan Dinas perikanan Kabupaten hanya melakukan identifikasi kelompok penerima bantuan dan bukan lagi Dinas yang menyiapkan tenaga pendamping,” ujarnya.
Selain itu,lanjut Syafruddin, tahun ini  juga khusus nelayan di KecamatanTanggetada akan mendapat bantuan bedah rumah nelayan  100 unit. dimana bantuan bedah rumah nelayan Tanggetada tersebut berasal dari Kementerian Perumahan Rakyat leading sektornya adalah Bappeda.Bahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan juga akan memberikan sertifikat tanah bagi nelayan di Kabupaten Kolaka sebanyak 300 yang akan bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Hal ini dimaksudkan agar nelayan memiliki nilai agunan ke depannya, sehingga apabila sewaktu-waktu mengalami kesulitan dalam biaya pendanaan, maka sertifikat tersebut dapat digunakan sebagai agunan di bank. karena selama ini nelayan kesulitan mendapat pinjaman di bank sehingga tidak bisa mengajukan anggunan, makanya kementerian memberikan  itu,” tutupnya. (INGA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s